Indeks Monsun Australia menunjukkan n ilai negatif pada awal September . Fluktuasi nilai indeks dari awal hingga akhir bulan Agustus berkisar antara - 2.5 s/d + 5 . Nilai negatif pada indeks monsoon Australia menunjukkan angin timuran cukup signifikan melewati wilayah Indonesia, sema kin negatif maka semakin kuat. Kondisi tersebut memberikan dampak pada pertumbuhan awan hujan yang kurang signifikan. Awan - awan konvektif terjadi hanya dalam skala lokal yang menyebabkan hujan pada titik - titik tertentu . Hal ini di tandai dengan menuru nnya curah hujan pada bulan Agustus .
Angin
baratan mulai
dominan
di
wilayah NTB
,
namun demikian
adanya
tekanan rendah
di BBU sering
mangganggu pergerakan angin baratan. Kondisi angin
baratan
masih dominan
hal ini memicu
meningkatnya
pertumbuhan awan
-
awan
hujan
di
wilayah
NTB
sekitar pertengahan
Februari
hingga
awal April
2015
.
Post : 13 February 2015 ● 24127x diunduh
Angin baratan mulai dominan di
wilayah NTB,
namun
demikian
adanya tekanan rendah
di BBU sering
mangganggu
pergerakan angin baratan. Kondisi
dominanya
angin baratan
dapat
dirasakan dengan meningk
atnya curah hujan di wilayah
NTB
sekitar
pertengahan Desember hingga
awal Januari
Post : 13 January 2015 ● 24173x diunduh