Berdasarkan monitoring, analisis, dan prediksi curah hujan dasarian, terdapat indikasi curah hujan tinggi dengan level: *Waspada* di : _*Kab. Lombok Utara*_ (Kec. Tanjung, Gangga, Kayangan, dan Bayan), _*Kab. Lombok Barat*_ (Kec. Gunung Sari), _*Kab. Lombok Tengah*_ (Kec. Jonggat, Praya, Praya Barat, dan Praya Tengah) , _*Kab. Lombok Timur*_ (Kec. Terara, Sikur, Pringgasela, Aikmel, dan Sembalun), _*Kab. Sumbawa Barat*_ (Kec. Brang Ene, dan Brang Rea), _*Kab. Sumbawa*_ (Kec. Alas, Batulanteh, dan Orong Telu), _*Kab. Dompu*_ (Kec. Pekat), _*Kab. Bima*_ (Kec. Tambora). *Siaga* di : _*Kab. Lombok Tengah*_ (Kec. Batukliang, dan Batukliang Utara), _*Kab. Lombok Barat*_ (Kec. Lingsar dan Narmada).
Post : 31 December 2025 ● 26x DilihatCurah hujan di seluruh wilayah NTB pada dasarian II Januari 2026 secara umum bervariasi dari kategori Rendah (0 - 50 mm/dasarian) hingga Sangat Tinggi (>300 mm/dasarian). Curah hujan tertinggi di pos hujan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur sebesar 488 mm/dasarian.
Sifat hujan pada dasarian II Januari 2026 di wilayah NTB secara umum didominasi kategori Atas Normal (AN).
MONITORING HARI TANPA HUJAN
Dasarian II Januari 2026
Monitoring Hari Tanpa Hujan Berturut – turut (HTH) provinsi NTB secara umum berada pada masih ada hujan pada saat updating data. Terdapat juga Hari Tanpa Hujan pada kategori Sangat Pendek (1-5 hari).
PELUANG CURAH HUJAN PROBABILISTIK
Dasarian III Januari 2026
Pada dasarian III Januari 2026 (21 - 31 Januari), terdapat peluang terjadi hujan dengan intensitas >50 mm/dasarian sebesar 80% - >90% yang terjadi di seluruh wilayah NTB. Terdapat peluang terjadi hujan dengan intensitas >100 mm/dasarian sebesar 60% - >90% yang terjadi di Sebagian besar Pulau Lombok, Sekongkang, sebagian Kabupaten Sumbawa bagian utara, dan sebagian Dompu bagian utara. Kemudian, terdapat peluang terjadi hujan dengan intensitas >150 mm/dasarian sebesar 70 - >90% yang diprediksi terjadi di sekitar wilayah Sembalun, Bayan, Labuhan Badas, Pekat, dan Tambora.
Hasil monitoring indeks IOD pada dasarian terakhir menunjukkan IOD berada pada indeks -0.22 dan diprediksi akan kembali Netral. Anomali SST di Nino3.4 menunjukkan indeks sebesar -0.7, kondisi ini mengindikasikan ENSO La Nina Lemah diprediksi akan bertahan hingga awal tahun 2026. Aliran massa udara sudah mulai didominasi angin baratan. Sistem tekanan rendah terlihat di perairan barat Sumatera, perairan selatan Jawa dan perairan utara Kalimantan. Pola tekanan rendah diprediksi di perairan Barat Sumatera dan Kalimantan bagian Utara. Anomali suhu muka laut di sebagian besar perairan Indonesia didominasi dengan kondisi Normal termasuk di perairan sekitar NTB. MJO dalam kondisi tidak aktif di Benua Maritim. Secara spasial gelombang-gelombang atmosfer diprediksi aktif di wilayah Indonesia hingga dasarian II Januari 2026.
MUSIM KEMARAU BELUM USAI, TETA
KONDISI TERKINI IKLIM NTB
Curah hujan di seluruh wilayah NTB pada dasarian III Agustus 2025 secara umum berada pada kategori Rendah (0 – 50 mm/dasa..
4 bulan yang lalu
NTB MEMASUKI PUNCAK MUSIM KEMA
KONDISI TERKINI IKLIM NTB
Curah hujan di seluruh wilayah NTB pada dasarian II Agustus 2024 secara umum berada pada kategori Rendah (0 – 50) mm/dasa..
1 tahun yang lalu
MEMASUKI PUNCAK MUSIM KEMARAU,
KONDISI TERKINI IKLIM NTB
Curah hujan di seluruh wilayah NTB pada dasarian I Agustus 2024 secara umum berada pada kategori Rendah (0 – 50 mm/das) h..
1 tahun yang lalu