Berdasarkan monitoring, analisis, dan prediksi curah hujan dasarian, terdapat indikasi curah hujan tinggi dengan level: *Waspada* di : _*Kab. Lombok Utara*_ (Kec. Tanjung, Gangga, Kayangan, dan Bayan), _*Kab. Lombok Barat*_ (Kec. Gunung Sari), _*Kab. Lombok Tengah*_ (Kec. Jonggat, Praya, Praya Barat, dan Praya Tengah) , _*Kab. Lombok Timur*_ (Kec. Terara, Sikur, Pringgasela, Aikmel, dan Sembalun), _*Kab. Sumbawa Barat*_ (Kec. Brang Ene, dan Brang Rea), _*Kab. Sumbawa*_ (Kec. Alas, Batulanteh, dan Orong Telu), _*Kab. Dompu*_ (Kec. Pekat), _*Kab. Bima*_ (Kec. Tambora). *Siaga* di : _*Kab. Lombok Tengah*_ (Kec. Batukliang, dan Batukliang Utara), _*Kab. Lombok Barat*_ (Kec. Lingsar dan Narmada).
Post : 31 December 2025 ● 9x DilihatCurah hujan di seluruh wilayah NTB pada dasarian III Desember 2025 secara umum bervariasi dari kategori Rendah (0-50 mm/dasarian) hingga Tinggi (201 - 300 mm/dasarian). Curah hujan tertinggi di pos hujan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat sebesar 342 mm/dasarian.
Sifat hujan pada dasarian III Desember 2025 di wilayah NTB NTB secara umum berada pada kategori Bawah Normal (BN) hingga Normal (N).
MONITORING HARI TANPA HUJAN
Dasarian III Desember 2025
Monitoring Hari Tanpa Hujan Berturut – turut (HTH) provinsi NTB secara umum berada pada masih ada hujan pada saat updating data. Terdapat juga Hari Tanpa Hujan pada kategori Sangat Pendek (1-5 hari). Hari Tanpa Hujan terpanjang pada Dasarian III Desember terjadi pada pos hujan Puyung, Lombok Tengah dan pos hujan Sakra Barat, Lombok Timur selama 4 hari berturut-turut.
PELUANG CURAH HUJAN PROBABILISTIK
Dasarian I Januari 2026
Pada dasarian I Januari 2026 (1 – 10 Januari), terdapat peluang terjadi hujan dengan intensitas >50 mm/dasarian sebesar 70% - 90% yang terjadi di seluruh Pulau Lombok dan sebagian besar wilayah Sumbawa Besar. Kemudian, terdapat peluang terjadi hujan dengan intensitas >100mm/dasarian sebesar 30 - 40% yang terjadi di wilayah Lombok bagian Utara dan pulau Lombok bagian Selatan
Hasil monitoring indeks IOD pada dasarian terakhir menunjukkan IOD berada pada indeks -0.83 dan diprediksi akan kembali Netral. Anomali SST di Nino3.4 menunjukkan indeks sebesar -0.77, kondisi ini mengindikasikan ENSO La Nina Lemah diprediksi akan bertahan hingga awal tahun 2026. Aliran massa udara sudah mulai didominasi angin baratan. Sistem tekanan rendah terlihat di sekitar perairan selatan wilayah Indonesia. Tekanan rendah diprediksi di perairan Barat Sumatera dan Kalimantan bagian Utara. Anomali suhu muka laut di sebagian besar perairan Indonesia didominasi dengan kondisi Normal termasuk di perairan sekitar NTB. MJO dalam kondisi tidak aktif di Benua Maritim dan diprediksi tetap tidak aktif hingga dasarian I Januari 2026. Secara spasial gelombang-gelombang atmosfer diprediksi aktif di wilayah Indonesia hingga dasarian I Januari 2026.
MUSIM KEMARAU BELUM USAI, TETA
KONDISI TERKINI IKLIM NTB
Curah hujan di seluruh wilayah NTB pada dasarian III Agustus 2025 secara umum berada pada kategori Rendah (0 – 50 mm/dasa..
4 bulan yang lalu
NTB MEMASUKI PUNCAK MUSIM KEMA
KONDISI TERKINI IKLIM NTB
Curah hujan di seluruh wilayah NTB pada dasarian II Agustus 2024 secara umum berada pada kategori Rendah (0 – 50) mm/dasa..
1 tahun yang lalu
MEMASUKI PUNCAK MUSIM KEMARAU,
KONDISI TERKINI IKLIM NTB
Curah hujan di seluruh wilayah NTB pada dasarian I Agustus 2024 secara umum berada pada kategori Rendah (0 – 50 mm/das) h..
1 tahun yang lalu